Sabtu, 01 Oktober 2011

Ketika seseorang bertanya padaku..

Ketika seseorang bertanya padaku, “kuliah dimana?” Aku menjawab dengan bangga bahwa “aku kuliah di IPB”. Kemudian seseorang itu melanjutkan pertanyaannya, “ambil jurusan apa?” Dan aku yang tak kalah bangganya dengan jawaban pertama maka aku jawab “aku ambil fakultas pertanian.” Kemudian dia kembali bertanya, “kok pertanian sih? Kenapa tidak mengambil guru atau selain itu?” dan kali ini aku terbengong-bengong dengan pertanyaannya. Ini adalah pertanyaan bodoh bagi saya, apa yang dia pikirkan sehingga dia melontarkan pertanyaan seperti itu? Namun aku tau dia adalah orang awan. Dia adalah seorang buruh petani biasa, maka disini aku akan menjelaskan keunggulan pertanian.

Konteks pertanian sangat luas di Indonesia, maka prospek kerja pun dapat dibuka luas dalam bidang ini. Seseorang lulusan dari pertanian bukan berarti dia harus menjadi buruh petani yang pekerjaannya mencangkul atau menyiangi padi, namun seseorang lulus sarjana pertanian dapat bekerja dimana saja seperti pabrik makanan, minuman, tekstil, lembaga pemerintahan, pabrik kosmetik, pabrik susu(peternakan), perbankan sekalipun bahkan membuka lapangan kerja sendiri sebagai wirausaha. Selama masih ada manusia yang membutuhkan makan, maka selama itu pula bisnis pertanian akan berjalan.

Indonesia adalah negara agraris, indonesia adalah negara pertanian. Indonesia adalah negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Produsen karet kedua di dunia. Indonesia adalah negara penghasil kakao ke tiga di dunia. Dan masih banyak lagi unggulan-unggulan Indonesia seperti panili, rumput laut, padi, jagung, buah-buahan dan masih banyak lagi. Semua produk yang kita gunakan dalam kehidupan ini adalah berasal dari pertanian, mulai dari sandang, pangan dan papan. Contoh penggunaan pertanian dari sandang adalah kosmetik (kosmetik yang bahan pembuatannya dari alam akan lebih baik hasilnya dibandingkan kosmetik dari bahan kimia. Misal, hand and body lotion yang terbuat dari sari-sari bengkuang, alpukat, belimbing, susu, dan lain-lain) maka bahan dasar kosmetik itu adalah dari alam atau pertanian. Kemudian contoh lainnya adalah motor (roda yang kita gunakan berasal dari karet atau tumbuhan karet), apalagi jika diambil dari contoh pangan maka sebagian besar yang kita makan adalah bagian dari pertanian. Selain itu contoh dari papan adalah maka kayu yang kita gunakan untuk membangun bangunan (rumah) maka berasal dari pertanian. Maka apa yang akan terjadi ketika para pelaku pertanian berhenti untuk melakukan kegiatan pertanian? Apa yang akan anda makan kalau bukan nasi, jagung, gandum, singkong. Apa yang akan anda pakai ketika petani berhenti memproduksi serat-serat untuk dibuat pakaian anda? Apa yang akan anda pakai ketika petani berhenti memproduksi karet, kelapa sawit, dan rempah-rempah yang anda gunakan dalam keseharian anda. Anda tentunya akan gelimpungan dengan itu semua. Demi memenuhi taraf hidup penduduk Indonesia yang semakin membludak ini, tentunya teknologi pertanian harus lebih di tingkatkan lagi, bagaimana caranya agar kita memperoleh produk pertanian dengan kualitas tinggi, dengan waktu yang lebih efisien dan menghasilkan produk yang lebih banyak. Maka sarjana pertanian dan jajarannya yang akan memikirkan ini. Maka kelak aku lah yang akan berusaha dengan membuat inovasi-inovasi dalam pertanian.

Sebenarnya pertanian yang dihasilkan Indonesia ini sangat melimpah. Melimpahnya pertanian yang ada di Indonesia harus ada seseorang yang mengolahnya agar dapat menguntungkan negara. Dan siapakah orang-orang yang duduk di jajaran itu kalau bukan generasi muda selanjutnya kalau bukan saya dan teman-teman dalam pertanian. Kami siap mencalonkan diri sebagai penerus generasi pertanian Indonesia. Kami bangga menjadi mahasiswa pertanian. Indonesia adalah PR kami di masa depan. Kami janji akan memperbaiki pertanian Indonesia. Memperbaiki kualitas pertanian Indonesia dan meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya para petani yang telah berjuang mulia dalam dunia pertanian dan dalam memenuhi pangan untuk negara Indonesia tercinta.

Terima kasih petani Indonesia, kau memberikan apa yang kami butuhkan dalam kehidupan kami. Kalau tak ada yang mau bekerja sebagai petani atau dibidang pertanian maka apa yang akan memenuhi pangan kami, sandang kami dan papan kami. Mungkin kami akan kelaparan. Betapa mulianya seorang petani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar